S. Ken Atik Suharto

KUNINGI

Dalam kehidupan saat ini kemapuan bertahan hidup seseornag di uji dengan pandemic. Sejauh mana mampu mempertahankan nalar dan hati Nurani, bukan sekedar sesuap nasi. Banyak cara dilakukan untuk bertahan dari imbas yang menggeroti sendi-sendi kemanusiaan. Manusia dan kehidupan menjadi saksi sekaligus pelaku dalam situasi tak pasti.

Pendar titik-titik, semburat warna kuning menjadi unsur yang disinyalir dapat mereprenstasikan bagaimana secara diam-diam sikap pengecut terselubung dalam banyak “pikiran kuning”.

Penghianatan, pengecut, penyakit, hingga kematian disebar dalam pendar bulir titik yang sudah ditentukan, bukan oleh Nya tapi oleh manusia itu sendiri.

Waspadalah pada dirimu sendiri


2020- S. Ken Atik Suharto

Lecturer – Kriya Tekstil & Fashion Universitas Muhammadiyah Bandung, Indonesia