Fransisca Retno Setyowati R

Homage to Nusantara Wild Flower

Sebagai seniman pemanfaat jamu dan herbal, bunga liar menjadi perhatian saya akhir-akhir ini. Di masa pembatasan kegiatan manusia skala global ada banyak waktu untuk saya dan kami para pekerja kreatif untuk hening dan merenung. Apakah saya sudah puas dengan karya-karya yang saya produksi sebelumnya. Sebagai seorang seniman performa seringkali saya saya mempertanyakan antara batasan representasi dan presentasi, lalu apa pentingnya hubungan keduanya.


Akhirnya saya memilih untuk kembali kepada tawaran paling primordial yaitu berkebun. Dalam kegiatan inilah kemudian saya dapat memahami dari membandingkan dari tanaman hias bagaimana justru tanaman-tanaman berkhasiat yang dapat dikonsumsi manusia termasuk bunga liar ternyata justru tidak ‘rewel’ perawatannya. Mereka cenderung lebih mandiri pada kehidupan diri sendiri namun di satu sisi tetap dapat memberikan manfaat bagi kehidupan mahluk lain. Mereka kuat dan cantic. Untuk itu sebagai perupa generasi Milenial atau pelopor generasi Phi yang dekat dengan dunia teknologi maka saya meminjam fenomena ‘stiker emoticon’ yang sering kali ditawarkan oleh produsen aplikasi sebagai konten hiburan pengguna media komunikasi di telepon genggam pintar contohnya Whatsapp sebagai medium berkarya untuk memberikan lampu sorot bagi tanaman-tanaman local ini. Ingin melengkapi symbol-simbol umum dunia yang sudah ada pada khasanah desain emoticon Whatsapp tersebut maka saya menambahkan asset visual dari template free download Whatsapp dengan imaji ilustrasi karya saya sendiri berupa ilustrasi bunga-bunga liar khas Nusantara yang pernah saya konsumsi atau cicipi dan rasakan sendiri
manfaatnya. Dengan menggunakan media teknologi kekinian yaitu digital painting, saya tetap memberi ruang bermain bagi pengunjung yang ingin berinteraksi pikiran dengan karya saya dengan mencantumkan kolom ‘tebak dan cari’ manakah dari banyak bunga yang terpampang pada sticker emoticon yang mereka kenali dan pahami manfaatnya. Selain itu format imaji ini dapat pula di cetak secara fisik pada media kertas sticker maupun kain dengan bantuan industry digital printing dan dapat mereka pajang di rumah mereka masing-masing.


2020- Fransisca Retno Setyowati R

Lecturer – Universitas Multimedia Nusantara, Indonesia